
Sebagian penggemar arloji menggunakan kata 'arloji' sebagian lagi menggunakan kata 'jam', untuk mengatakan dan memberi nama pengukur waktu yang digunakan di pergelangan tangan.
Kata arloji merupakan kata dengan ejaan masa kini. Pada masa lalu digunakan 'arlodji'. Ejaan kata 'arlodji' dekat sekali dengan kata 'relojoaria' bahasa Portugal, 'relojeria' bahasa Spanyol, atau 'orologeria' bahasa Italia yang semuanya dalam bahasa Inggris/Belanda berarti 'horology' : ilmu atau seni mengukur waktu. Jika melihat sejarah Spanyol atau Portugal pernah datang ke nusantara dan benda yang disebut 'arlodji' buatan eropa dan dibawa masuk ke nusantara, maka bisa diduga bahwa kata 'arlodji' adalah kata impor dari bahasa Portugal atau Spanyol dengan ejaan yang telah disesuaikan dengan lidah nusantara dan memiliki arti yang telah disesuaikan pula. Arloji berarti ilmu atau seni mengukur waktu, tetapi juga diartikan sebagai alat pengukur waktu, bukan hanya yang dipakai di pergelangan tangan, tetapi juga yang dimasukkan ke kantong. Melihat surat garansi yang dikeluarkan tahun 1952 di atas (klik utk melihat gambar lebih besar), `arlodji` dibedakan dengan `wekker` dan `lontjeng`.
Kata arloji merupakan kata dengan ejaan masa kini. Pada masa lalu digunakan 'arlodji'. Ejaan kata 'arlodji' dekat sekali dengan kata 'relojoaria' bahasa Portugal, 'relojeria' bahasa Spanyol, atau 'orologeria' bahasa Italia yang semuanya dalam bahasa Inggris/Belanda berarti 'horology' : ilmu atau seni mengukur waktu. Jika melihat sejarah Spanyol atau Portugal pernah datang ke nusantara dan benda yang disebut 'arlodji' buatan eropa dan dibawa masuk ke nusantara, maka bisa diduga bahwa kata 'arlodji' adalah kata impor dari bahasa Portugal atau Spanyol dengan ejaan yang telah disesuaikan dengan lidah nusantara dan memiliki arti yang telah disesuaikan pula. Arloji berarti ilmu atau seni mengukur waktu, tetapi juga diartikan sebagai alat pengukur waktu, bukan hanya yang dipakai di pergelangan tangan, tetapi juga yang dimasukkan ke kantong. Melihat surat garansi yang dikeluarkan tahun 1952 di atas (klik utk melihat gambar lebih besar), `arlodji` dibedakan dengan `wekker` dan `lontjeng`.